<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>awebs.net &#187; wp hack</title>
	<atom:link href="http://www.awebs.net/tag/wp-hack/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.awebs.net</link>
	<description>learning, writing &#38; shared with a webs</description>
	<lastBuildDate>Sat, 23 Jul 2011 22:02:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>WP Hack : Automatic update tanpa memasukkan user &amp; passwords FTP</title>
		<link>http://www.awebs.net/wp-hack-automatic-update-tanpa-memasukkan-user-passwords-ftp/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/wp-hack-automatic-update-tanpa-memasukkan-user-passwords-ftp/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Nov 2010 08:20:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=532</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda menggunakan WordPress untuk blog anda, tentu kita harus sering melakukan update baik itu update wordpress itu sendiri maupun update plugins yang kita gunakan. Selain update manual dengan mengupload file &#8211; file menggunakan FTP, kita bisa juga mengupdate secara otomatis. Update otomatis bisa kita lakukan dengan cara clik menu Updates kemudian ketika berada di halaman update, kita click tombol Update Automatically.

Namun terkadang kita harus memasukkan host, user name dan passwords ftp kita.  Tidak masalah jika hanya 1 kali kita melakukan update. Namun jika kita melakukan lebih dari sekali update (misalnya plugins banyak yang harus terupdate) tentu akan sangat menjengkelkan jika berkali &#8211; kali harus memasukkan isian &#8211; isian tersebut (seperti terlihat pada gambar berikut)

Ada solusi praktis bagi anda jika tidak menginginkan hal tersebut. Tinggal tambahkan kode &#8211; kode berikut di file wp-config.php anda :
define('FTP_HOST', 'ftp.yoursite.com');
define('FTP_USER', 'Your_FTP_Username');
define('FTP_PASS', 'Your_FTP_password');
define('FTP_SSL', true); // If you can use a SSL connection set this to ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika anda menggunakan WordPress untuk blog anda, tentu kita harus sering melakukan update baik itu update wordpress itu sendiri maupun update plugins yang kita gunakan. Selain update manual dengan mengupload file &#8211; file menggunakan FTP, kita bisa juga mengupdate secara otomatis. Update otomatis bisa kita lakukan dengan cara clik menu Updates kemudian ketika berada di halaman update, kita click tombol Update Automatically.</p>
<p><a href="http://awebsnet.files.wordpress.com/2010/11/update1.png"><img class="alignnone size-full wp-image-533" title="update" src="http://awebsnet.files.wordpress.com/2010/11/update1.png" alt="" width="484" height="78" /></a></p>
<p>Namun terkadang <span id="more-532"></span>kita harus memasukkan host, user name dan passwords ftp kita.  Tidak masalah jika hanya 1 kali kita melakukan update. Namun jika kita melakukan lebih dari sekali update (misalnya plugins banyak yang harus terupdate) tentu akan sangat menjengkelkan jika berkali &#8211; kali harus memasukkan isian &#8211; isian tersebut (<em>seperti terlihat pada gambar berikut</em>)</p>
<p><a href="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/11/update211.png"><img class="alignnone size-full wp-image-534" title="update2" src="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/11/update211.png" alt="" width="476" height="214" /></a></p>
<p>Ada solusi praktis bagi anda jika tidak menginginkan hal tersebut. Tinggal tambahkan kode &#8211; kode berikut di file <em>wp-config.php</em> anda :</p>
<pre class="brush:php">define('FTP_HOST', 'ftp.yoursite.com');
define('FTP_USER', 'Your_FTP_Username');
define('FTP_PASS', 'Your_FTP_password');
define('FTP_SSL', true); // If you can use a SSL connection set this to true</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/wp-hack-automatic-update-tanpa-memasukkan-user-passwords-ftp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>wp hack : Mengganti tanggal posting menjadi &#8220;jam/hari yang lalu&#8221;</title>
		<link>http://www.awebs.net/wp-hack-mengganti-tanggal-posting-menjadi-jamhari-yang-lalu/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/wp-hack-mengganti-tanggal-posting-menjadi-jamhari-yang-lalu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jul 2010 06:31:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=397</guid>
		<description><![CDATA[Di halaman homepage blog wordpress anda tentu ada keterangan tanggal kapan posting anda di buat. Jika kita buka template editor pada index.php maka kode untuk menampilkan tanggal posting tersebut adalah &#60;?php the_time(&#8216;F  j, Y&#8217;)&#62; maka pada blog anda akan tertampil (misal) July 13, 201o.  Jika anda ingin format yang umum sesuai di negara Indonesia maka yang perlu anda edit adalah urutan (&#8216;F j, Y&#8217;) Dimana j adalah untuk hari, F untuk bulan dan Y untuk tahun. Namun demikian nama &#8211; nama bulan masih dalam bahasa Inggris.
Untuk mengganti menjadi bahasa Indonesia anda perlu menginstall bahasa Indonesia dengan cara :

mengupload file id_ID.mo yang bisa di download di http://wordpress.or.id/wp-content/languages/id_ID.mo
buat direktory dengan nama languages di directory /wp-content/  sehingga akan menjadi /wp-content/languages/ lalu upload berkas id_ID.mo tersebut di directory ini
Lalu buka file wp-config.php lalu cari kode ini define (&#8216;WPLANG&#8217;,&#8221;) lalu ganti menjadi define (&#8216;WPLANG&#8217;,'id_ID.mo&#8217;)

Sekarang setelah wordpress anda berubah menjadi berbahasa Indonesia anda bisa mengganti tanggal ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di halaman homepage blog wordpress anda tentu ada keterangan tanggal kapan posting anda di buat. Jika kita buka template editor pada index.php maka kode untuk menampilkan tanggal posting tersebut adalah<strong><em> &lt;?php the_time(&#8216;F  j, Y&#8217;)&gt; </em></strong>maka pada blog anda akan tertampil (misal) July 13, 201o.  Jika anda ingin format yang umum sesuai di negara Indonesia maka yang perlu anda edit adalah urutan (&#8216;F j, Y&#8217;) Dimana j adalah untuk hari, F untuk bulan dan Y untuk tahun. Namun demikian nama &#8211; nama bulan masih dalam bahasa Inggris.</p>
<p>Untuk <span id="more-397"></span>mengganti menjadi bahasa Indonesia anda perlu menginstall bahasa Indonesia dengan cara :</p>
<ul>
<li>mengupload file id_ID.mo yang bisa di download di http://wordpress.or.id/wp-content/languages/id_ID.mo</li>
<li>buat direktory dengan nama languages di directory /wp-content/  sehingga akan menjadi /wp-content/languages/ lalu upload berkas id_ID.mo tersebut di directory ini</li>
<li>Lalu buka file wp-config.php lalu cari kode ini define (&#8216;WPLANG&#8217;,&#8221;) lalu ganti menjadi define (&#8216;WPLANG&#8217;,'id_ID.mo&#8217;)</li>
</ul>
<p>Sekarang setelah wordpress anda berubah menjadi berbahasa Indonesia anda bisa mengganti tanggal di posting anda. Sebagai contoh saat ini tanggal di posting adalah Juli 30, 2010 akan kita ubah menjadi 10 jam yang lalu. Yang harus dilakukan adalah menganti kode &#8211; kode<em><strong> &lt;?php the_time(&#8216;F  j, Y&#8217;)&gt;</strong></em> menjadi kode berikut : <em><strong>&lt;?php echo human_time_diff(get_the_time(&#8216;U&#8217;) , current_time(&#8216;timestamp&#8217;)) . &#8216;yang lalu&#8217; ; ?&gt;</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/wp-hack-mengganti-tanggal-posting-menjadi-jamhari-yang-lalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menambahkan custom content pada setiap akhir posting</title>
		<link>http://www.awebs.net/menambahkan-custom-content-pada-setiap-akhir-posting/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/menambahkan-custom-content-pada-setiap-akhir-posting/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 May 2010 18:50:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=340</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin anda menginginkan ada kontent tambahan dibawah setiap posting. Anda bisa menggunakan custom field untuk menambahkannya. Namun jika konten tambahan yang ingin anda pasang adalah content yang tidak berubah misalnya iklan ada dua cara untuk itu. Yaitu pertama dengan menambahkan plugin wp additional paragraph karya mas eko yg bisa di download di http://www.maseko.com atau dengan mengedit file functions.php. Copy dan paste kode dibawah ini dan save.
[sourcecode language='php']
function add_post_content($content) {
if(!is_feed() &#38;&#38; !is_home()) {
$content .= &#8216;
This article is copyright &#169; &#8216;.date(&#8216;Y&#8217;).&#8217;&#160;&#8217;.bloginfo(&#8216;name&#8217;).&#8217;
&#8216;;
}
return $content;
}
add_filter(&#8216;the_content&#8217;, &#8216;add_post_content&#8217;);
[/sourcecode] 
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin anda menginginkan ada kontent tambahan dibawah setiap posting. Anda bisa menggunakan custom field untuk menambahkannya. Namun jika konten tambahan yang ingin anda pasang adalah content yang tidak berubah misalnya iklan ada dua cara untuk itu. Yaitu pertama dengan menambahkan plugin wp additional paragraph karya mas eko yg bisa di download di http://www.maseko.com atau dengan mengedit file functions.php. Copy dan paste kode dibawah ini dan save.</p>
<p>[sourcecode language='php']</p>
<p>function add_post_content($content) {</p>
<p>if(!is_feed() &amp;&amp; !is_home()) {</p>
<p>$content .= &#8216;
<p>This article is copyright &copy; &#8216;.date(&#8216;Y&#8217;).&#8217;&nbsp;&#8217;.bloginfo(&#8216;name&#8217;).&#8217;</p>
<p>&#8216;;</p>
<p>}</p>
<p>return $content;</p>
<p>}</p>
<p>add_filter(&#8216;the_content&#8217;, &#8216;add_post_content&#8217;);</p>
<p>[/sourcecode] </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/menambahkan-custom-content-pada-setiap-akhir-posting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Install 2 blog wordpress dalam 1 database</title>
		<link>http://www.awebs.net/install-2-blog-wordpress-dalam-1-database/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/install-2-blog-wordpress-dalam-1-database/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 13:41:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=251</guid>
		<description><![CDATA[Banyak dari antara teman &#8211; teman yang mungkin mengelola dan memiliki lebih dari 2 blog. Namun terkadang ada batasan database yang diberikan kepada pihak hosting (baik itu hosting berbayar maupun yang gratisan). Nah bagaimana jika kita tinggal memiliki 1 account database namun masih ingin membuat 2 blog? Dengan wordpress kita bisa melakukan itu. Menggunakan 1 database untuk 2 buah blog wordpress. Caranya sangat mudah yaitu  jika di hosting terdapat fasilitas auto installer kita install salah satu blog wordpress tersebut misalnya dengan alamat http://blog.namadomain.com. Kemudian setelah kita sukses untuk mengistallnya. Kita install blog ke dua namun dengan cara manual. Yaitu dengan mengupload wordpress yang di download dari wordpress.org ke hosting kita. Misalnya kita upload di folder toko, sehingga beralamat di http://toko.namadomain.com. Nah jika kita mengistall secara manual tentu kit perlu untuk mengubah configurasi yang ada di file &#8211; file wordpress yang kita upload tersebut yaitu file wp-config.php yaitu kita ubah pada ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak dari antara teman &#8211; teman yang mungkin mengelola dan memiliki lebih dari 2 blog. Namun terkadang ada batasan database yang diberikan kepada pihak hosting (baik itu hosting berbayar maupun yang gratisan). Nah bagaimana jika kita tinggal memiliki 1 account database namun masih ingin membuat 2 blog? Dengan wordpress kita bisa melakukan itu. Menggunakan 1 database untuk 2 buah blog wordpress. Caranya <span id="more-251"></span>sangat mudah yaitu  jika di hosting terdapat fasilitas auto installer kita install salah satu blog wordpress tersebut misalnya dengan alamat <em>http://blog.namadomain.com</em>. Kemudian setelah kita sukses untuk mengistallnya. Kita install blog ke dua namun dengan cara manual. Yaitu dengan mengupload wordpress yang di download dari wordpress.org ke hosting kita. Misalnya kita upload di folder toko, sehingga beralamat di <em>http://toko.namadomain.com</em>. Nah jika kita mengistall secara manual tentu kit perlu untuk mengubah configurasi yang ada di file &#8211; file wordpress yang kita upload tersebut yaitu file wp-config.php yaitu kita ubah pada baris &#8211; baris berikut.</p>
<p><span style="color:#008000;">define(&#8216;DB_NAME&#8217;, &#8216;<strong>namadatabase</strong>&#8216;);</span></p>
<p><span style="color:#008000;">/** MySQL database username */</span></p>
<p><span style="color:#008000;">define(&#8216;DB_USER&#8217;, &#8216;<strong>userdatabase</strong>&#8216;);</span></p>
<p><span style="color:#008000;">/** MySQL database password */</span></p>
<p><span style="color:#008000;">define(&#8216;DB_PASSWORD&#8217;, &#8216;<strong>passworddatabase</strong>&#8216;);</span></p>
<p><span style="color:#008000;">/** MySQL hostname */</span></p>
<p><span style="color:#008000;">define(&#8216;DB_HOST&#8217;, &#8216;<strong>alamathostdatabase</strong>&#8216;);</span></p>
<p>Untuk isiannya kita isikan sama persis pada file wp-config.php wordpress yang kita. Kemudian untuk masing &#8211; masing blog kita edit pada baris berikut yaitu</p>
<p><span style="color:#008000;">* You can have multiple installations in one database if you give each a unique</span></p>
<p><span style="color:#008000;">* prefix. Only numbers, letters, and underscores please!</span></p>
<p><span style="color:#008000;">*/</span></p>
<p><span style="color:#008000;">$table_prefix  = &#8216;wp_&#8217;;</span></p>
<p>Misalnya untuk blog yang telah kita buat $table_prefix = &#8216;<strong>wp_</strong>&#8216;; sedangkan untuk toko kita buat $table_prefix = &#8216;<strong>toko_</strong>&#8216;; Nah ketika wp-config.php untuk toko sudah kita edit dan upload, maka pada installasi wordpress nanti untuk prefix tabel nya kita isikan : <strong>toko_</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/install-2-blog-wordpress-dalam-1-database/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bugs pada related post</title>
		<link>http://www.awebs.net/bugs-pada-related-post/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/bugs-pada-related-post/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2010 14:21:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=203</guid>
		<description><![CDATA[Saya pernah menuliskan tentang 2 buah cara untuk membuat related post yaitu Membuat Related Post Tanpa Plugins dan juga  related post dengan short code. Pada tulisan yang pertama memudahkan kita untuk mengedit thema karena kita tinggal copy &#8211; paste related post di bawah &#60;?php the_content(__(&#8221;)); ?&#62; Atau biasanya di bawahnya ada post info yang merupakan informasi tanggal, kategori , tag dll bisa kita ganti dan tempatkan kode &#8211; kode untuk membuat related post disitu. Sedangkan dengan cara yang kedua kita harus mengedit fungsi  thema (functions.php) dan meletakkan kode&#8220;[related _ post]&#8220; di akhir posting tulisan kita. Atau bisa juga kita menggunakan Custom Field. Namun kelemahannya adalah jika kita lupa menaruh sort code tersebut diatas maka posting tulisan tidak akan tertampil related post. Untuk mengatasinya kita bisa menggunakan plugins wp additional paragraph karya Mas Eko yang bisa kita download di http://maseko.com.
Untuk menggunakan related post dengan cara yang pertama ternyata saya menemukan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya pernah menuliskan tentang 2 buah cara untuk membuat related post yaitu <a href="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/01/error221.jpgmembuat-related-post-tanpa-plugins/">Membuat Related Post Tanpa Plugins</a> dan juga <a href="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/01/error221.jpgwp-hack-related-post-dengan-short-code/"> related post dengan short code</a>. Pada tulisan yang pertama memudahkan kita untuk mengedit thema karena kita tinggal copy &#8211; paste related post di bawah <em>&lt;?php the_content(__(&#8221;)); ?&gt; </em>Atau biasanya di bawahnya ada post info yang merupakan informasi tanggal, kategori , tag dll bisa kita ganti dan tempatkan kode &#8211; kode untuk membuat related post disitu. Sedangkan dengan cara yang kedua kita harus mengedit <strong>fungsi  thema (<em>functions.php</em>)</strong> dan meletakkan kode<strong><em>&#8220;[related _ post]&#8220;</em></strong> di akhir posting tulisan kita. Atau bisa juga kita menggunakan <strong>Custom Field</strong>. Namun kelemahannya adalah jika kita lupa menaruh sort code tersebut diatas maka posting tulisan tidak akan tertampil related post. Untuk mengatasinya kita bisa menggunakan plugins wp additional paragraph karya Mas Eko yang bisa kita download di http://maseko.com.</p>
<p>Untuk menggunakan related post dengan <span id="more-203"></span>cara yang pertama ternyata saya menemukan sebuah bugs kecil yaitu jika kita tempatkan di atas template komentar, jika ada orang yang berkomentar maka komentar tersebut di halaman moderasi komentar akan kacau karena tidak merupakan komentar di posing tulisan tersebut. Namun ada pada tulisan related post yang terakhir. Sebagai contoh seandainya anda berkomentar di tulisan saya WP HACK : RELATED POST DENGAN SHORT CODE. Dan posting tulisan ini mempunyai related post :</p>
<ul>
<li><span style="background-color:#ffffff;">WP HACK : MENAMPILKAN CUPLIKAN TULISAN ACAK</span></li>
<li><span style="background-color:#ffffff;">WP HACK : MEMBUAT RELATED POST TANPA PLUGIS</span></li>
<li><span style="background-color:#ffffff;">WP HACK : MEMBUAT CUSTOM READ MORE</span></li>
</ul>
<p>Maka pada halaman moderasi komentar akan menunjukkan bahwa anda berkomentar pada WP HACK : MEMBUAT CUSTOM READ MORE. Padahal anda berkomentar di tulisan WP HACK : RELATED POST DENGAN SHORT CODE.</p>
<p>Karena dengan alasan tersebut maka saya ingin mengganti related post yang saya gunakan dengan cara yang kedua yaitu dengan short code. Namun ternyata ketika saya mencoba mengedit <strong>functions.php</strong> pada thema blog <strong><span style="color:#003300;">awebs.net</span></strong> yang lama ternyata tidak bisa jalan bahkan menjadi error. Maka dengan sangat terpaksa saya upload ulang thema dan mulai lagi mengedit thema agar menjadi sesuai dengan keinginan saya.</p>
<p>Namun ada teman blogger yang meletakkan related post di bawah kolom komentar. Saya tidak tahu apakah komentar &#8211; komentar di blog beliau menjadi berantakan atau tidak. Karena bugs ini dan saya tetap ingin menggunakan related post maka saya menganti thema <span style="color:#003300;"><strong>awebs.net</strong></span> dengan thema baru yang semoga lebih gampang bagi pengunjung untuk membaca &#8211; baca blog saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/bugs-pada-related-post/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>wp hack : menampilkan cuplikan tulisan acak</title>
		<link>http://www.awebs.net/wp-hack-menampilkan-cuplikan-tulisan-acak/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/wp-hack-menampilkan-cuplikan-tulisan-acak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 03:01:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=195</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah tulisan yang pernah hilang di blog ini. Akan saya tuliskan kembali tentang menampilkan tulisan/posting anda secara acak. Anda dapat menampilkan semua tulisan &#8211; tulisan anda secara acak yang dapat anda letakkan dimana saja atau bisa juga pada sidebar wordpress anda. Dengan cara ini maka tulisan &#8211; tulisan lama anda masih bisa di tampilkan di homepage secara acak. Jadi ketika halaman home di reload maka tulisan- tulisan acak tersebut otomatis akan berubah. Caranya mudah cukup copy &#8211; paste koding di bawah ini:
&#60;?php
query_posts(array('orderby' =&#62; 'rand', 'showposts' =&#62; 1));
if (have_posts()) :
while (have_posts()) : the_post(); ?&#62;

&#60;!-- judul dari artikel--&#62;
&#60;h3&#62;&#60;a href="&#60;?php the_permalink() ?&#62;" rel="bookmark"&#62;&#60;?php the_title(); ?&#62;&#60;/a&#62;&#60;/h3&#62;
&#60;?php the_time('j F Y'); ?&#62; &#124; &#60;?php comments_popup_link(__('Berkomentar'), __('1 Komentar'), __('% Komentar'));?&#62;

&#60;!-- isi artikel,hapus pada &#60;img&#62; kalau gambar tidak ingin ditampilkan--&#62;
&#60;?php the_excerpt (30, '&#60;img&#62;&#60;a&#62;', 'content', false, 'More...', true);?&#62;

&#60;!-- read more --&#62;
&#60;div&#62;
&#60;a href="&#60;?php echo get_permalink(); ?&#62;" title="Read More"&#62;&#60;i&#62;Selengkapnya...&#60;/i&#62;&#60;/a&#62;
&#60;/div&#62;
&#60;?php endwhile; else : ?&#62;
&#60;?php endif; ?&#62;
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah tulisan yang pernah hilang di blog ini. Akan saya tuliskan kembali tentang menampilkan tulisan/posting anda secara acak. Anda dapat menampilkan semua tulisan &#8211; tulisan anda secara acak yang dapat anda letakkan dimana saja atau bisa juga pada sidebar wordpress anda. Dengan cara ini maka tulisan &#8211; tulisan lama anda masih bisa di tampilkan di homepage secara acak. Jadi ketika halaman home di reload maka tulisan- tulisan acak tersebut otomatis akan berubah. Caranya mudah cukup copy &#8211; paste koding di <span id="more-195"></span>bawah ini:</p>
<pre class="brush:php">&lt;?php
query_posts(array('orderby' =&gt; 'rand', 'showposts' =&gt; 1));
if (have_posts()) :
while (have_posts()) : the_post(); ?&gt;

&lt;!-- judul dari artikel--&gt;
&lt;h3&gt;&lt;a href="&lt;?php the_permalink() ?&gt;" rel="bookmark"&gt;&lt;?php the_title(); ?&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;?php the_time('j F Y'); ?&gt; | &lt;?php comments_popup_link(__('Berkomentar'), __('1 Komentar'), __('% Komentar'));?&gt;

&lt;!-- isi artikel,hapus pada &lt;img&gt; kalau gambar tidak ingin ditampilkan--&gt;
&lt;?php the_excerpt (30, '&lt;img&gt;&lt;a&gt;', 'content', false, 'More...', true);?&gt;

&lt;!-- read more --&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href="&lt;?php echo get_permalink(); ?&gt;" title="Read More"&gt;&lt;i&gt;Selengkapnya...&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;?php endwhile; else : ?&gt;
&lt;?php endif; ?&gt;</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/wp-hack-menampilkan-cuplikan-tulisan-acak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>wp hack : Menampilkan posting rss blog lain di blog anda</title>
		<link>http://www.awebs.net/wp-hack-menampilkan-posting-rss-blog-lain-di-blog-anda/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/wp-hack-menampilkan-posting-rss-blog-lain-di-blog-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 20:33:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=182</guid>
		<description><![CDATA[Tahukah anda bahwa wordpress membunyai build in RSS reader. Dengan RSS reader ini anda bisa menampilkan tulisan &#8211; tulisan anda yang ada di blog lain di blog yang telah anda miliki. Caranya sangat mudah tinggal copy-paste kode &#8211; kode dibawah ini dimanapun tempat yang anda inginkan untuk menampilkannya. Bisa dengan membuat page template atau bisa juga dengan menempelkannya di sidebar. Untuk menempelakan di sidebar pergunakanlah plugins Executable PHP Widget.  Jangan lupa untuk mengganti alamat RSS anda.
&#60;?php include_once(ABSPATH . WPINC . '/rss.php');
wp_rss('http://feeds.feedburner.com/awebsnet', 3); ?&#62;
&#160;
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahukah anda bahwa wordpress membunyai build in RSS reader. Dengan RSS reader ini anda bisa menampilkan tulisan &#8211; tulisan anda yang ada di blog lain di blog yang telah anda miliki. Caranya sangat mudah tinggal copy-paste kode &#8211; kode dibawah ini dimanapun tempat yang anda inginkan untuk menampilkannya. Bisa dengan membuat page template atau bisa juga dengan menempelkannya di sidebar. Untuk menempelakan di sidebar pergunakanlah plugins <a rel="nofollow" href="http://wordpress.org/extend/plugins/php-code-widget/" target="_blank">Executable PHP Widget</a>.  Jangan <span id="more-182"></span>lupa untuk mengganti alamat RSS anda.</p>
<pre class="brush:php">&lt;?php include_once(ABSPATH . WPINC . '/rss.php');
wp_rss('http://feeds.feedburner.com/awebsnet', 3); ?&gt;</pre>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/wp-hack-menampilkan-posting-rss-blog-lain-di-blog-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>wp hack: related post dengan short code</title>
		<link>http://www.awebs.net/wp-hack-related-post-dengan-short-code/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/wp-hack-related-post-dengan-short-code/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 18:25:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin saya sudah menuliskan tentang cara membuat related post tanpa menggunakan plugins di tulisan berikut ini. Nah jika dengan cara tersebut maka kita akan mengalami kesusahan karena mesti edit thema dan harus tahu dimana kita harus meletakkan related post. Selain itu kita juga harus memperhatikan css thema kita supaya nanti tampilan blog kita tidak menjadi acak &#8211; acakan. Membuat related post dengan short code akan memang juga masih mengedit bagian file dari thema kita tetapi lebih mudah karena file yang dimaksudkan adalah pada file functions.php
Kita paste code- code dibawah ini pada file functions.php thema yang kita gunakan.
function related_posts_shortcode( $atts ) {
	extract(shortcode_atts(array(
	    'limit' =&#62; '5',
	), $atts));

	global $wpdb, $post, $table_prefix;

	if ($post-&#62;ID) {
		$retval = '&#60;ul&#62;';
 		// Get tags
		$tags = wp_get_post_tags($post-&#62;ID);
		$tagsarray = array();
		foreach ($tags as $tag) {
			$tagsarray[] = $tag-&#62;term_id;
		}
		$tagslist = implode(',', $tagsarray);

		// Do the query
		$q = "SELECT p.*, count(tr.object_id) as count
			FROM $wpdb-&#62;term_taxonomy AS tt, $wpdb-&#62;term_relationships AS tr, $wpdb-&#62;posts AS p WHERE ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin saya sudah menuliskan tentang cara membuat related post tanpa menggunakan plugins di <a href="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2009/12/related11.jpgmembuat-related-post-tanpa-plugins/" target="_blank">tulisan berikut ini</a>. Nah jika dengan cara tersebut maka kita akan mengalami kesusahan karena mesti edit thema dan harus tahu dimana kita harus meletakkan related post. Selain itu kita juga harus memperhatikan css thema kita supaya nanti tampilan blog kita tidak menjadi acak &#8211; acakan. Membuat related post dengan short code akan memang juga masih mengedit bagian file dari thema kita tetapi lebih mudah karena file yang dimaksudkan adalah pada file functions.php</p>
<p>Kita paste code- code dibawah ini<span id="more-93"></span> pada file functions.php thema yang kita gunakan.</p>
<pre class="brush:php">function related_posts_shortcode( $atts ) {
	extract(shortcode_atts(array(
	    'limit' =&gt; '5',
	), $atts));

	global $wpdb, $post, $table_prefix;

	if ($post-&gt;ID) {
		$retval = '&lt;ul&gt;';
 		// Get tags
		$tags = wp_get_post_tags($post-&gt;ID);
		$tagsarray = array();
		foreach ($tags as $tag) {
			$tagsarray[] = $tag-&gt;term_id;
		}
		$tagslist = implode(',', $tagsarray);

		// Do the query
		$q = "SELECT p.*, count(tr.object_id) as count
			FROM $wpdb-&gt;term_taxonomy AS tt, $wpdb-&gt;term_relationships AS tr, $wpdb-&gt;posts AS p WHERE tt.taxonomy ='post_tag' AND tt.term_taxonomy_id = tr.term_taxonomy_id AND tr.object_id  = p.ID AND tt.term_id IN ($tagslist) AND p.ID != $post-&gt;ID
				AND p.post_status = 'publish'
				AND p.post_date_gmt &lt; NOW()
 			GROUP BY tr.object_id
			ORDER BY count DESC, p.post_date_gmt DESC
			LIMIT $limit;";

		$related = $wpdb-&gt;get_results($q);
 		if ( $related ) {
			foreach($related as $r) {
				$retval .= '
	&lt;li&gt;&lt;a title="'.wptexturize($r-&gt;post_title).'" href="'.get_permalink($r-&gt;ID).'"&gt;'.wptexturize($r-&gt;post_title).'&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
';
			}
		} else {
			$retval .= '
	&lt;li&gt;No related posts found&lt;/li&gt;
';
		}
		$retval .= '&lt;/ul&gt;
';
		return $retval;
	}
	return;
}
add_shortcode('related_posts', 'related_posts_shortcode');</pre>
<p>Nah setelah itu cara menggunakannya pun sangat mudah yaitu dalam setiap akhir post, kita ketikkan (tanpa spasi antara related, garis bawah dan post)</p>
<pre class="brush:java">[related _ posts]</pre>
<p>. Atau agar kita tidak kelupaan maka bisa juga membuat custom fields untuk ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/wp-hack-related-post-dengan-short-code/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>wp hack : Membuat Custom Read More</title>
		<link>http://www.awebs.net/membuat-custom-read-more/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/membuat-custom-read-more/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 01:53:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Di homepage sebuah blog wordpress tentunya kita hanya menampilkan beberapa cuplikan tulisan dan bukan tulisan secara penuh. Karena dengan beberapa kutipan tidak akan membuat halaman depan blog kita menjadi panjang semacam website affiliansi ebook yang hanya satu halaman tapi panjang. Saat ini saya akan menuliskan sebuah trick khusus untuk wordpress self hosting teman &#8211; teman yaitu dengan membuat custom read more. Sehingga kita bisa mengganti tulisan link read more menjadi apapun yang kita inginkan. Untuk membuat custom read more kita pertama &#8211; tama harus mengedit file index.php template wordpress yang kita gunakan. Cari pada baris the_content(&#8220;read more&#8221;); atau yang mirip &#8211; mirip dengan itu. Soalnya tergantung yang membuat template sih. Kemudian hapus baris itu dan ganti dengan  ini :
&#60;?php $custommore = get_post_meta($post-&#62;ID, 'custom_more', true); ?&#62;
&#60;?php if (!$custommore) { $custommore = 'Read More &#38;raquo;'; } ?&#62;
&#60;?php the_content($custommore); ?&#62;
Kemudian ketika teman &#8211; teman menuliskan sebuah tulisan baru tambahkan custom fields dengan nama ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di homepage sebuah blog wordpress tentunya kita hanya menampilkan beberapa cuplikan tulisan dan bukan tulisan secara penuh. Karena dengan beberapa kutipan tidak akan membuat halaman depan blog kita menjadi panjang semacam website affiliansi ebook yang hanya satu halaman tapi panjang. Saat ini saya akan menuliskan sebuah trick khusus untuk wordpress self hosting teman &#8211; teman yaitu dengan membuat custom read more. Sehingga kita bisa mengganti tulisan link read more menjadi apapun yang kita inginkan. Untuk membuat custom read more kita pertama &#8211; tama harus mengedit file index.php template wordpress yang kita gunakan. Cari pada baris <strong>the_content(&#8220;read more&#8221;);</strong> atau yang mirip &#8211; mirip dengan itu. Soalnya tergantung yang<span id="more-329"></span> membuat template sih. Kemudian hapus baris itu dan ganti dengan  ini :</p>
<pre class="brush:php">&lt;?php $custommore = get_post_meta($post-&gt;ID, 'custom_more', true); ?&gt;
&lt;?php if (!$custommore) { $custommore = 'Read More &amp;raquo;'; } ?&gt;
&lt;?php the_content($custommore); ?&gt;</pre>
<p>Kemudian ketika teman &#8211; teman menuliskan sebuah tulisan baru tambahkan <strong>custom fields</strong> dengan nama <strong><em>custom_more </em></strong>dan value diisi sesuai keinginan teman &#8211; teman.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/membuat-custom-read-more/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>wp hack : Membuat Related Post Tanpa Plugins</title>
		<link>http://www.awebs.net/membuat-related-post-tanpa-plugins/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/membuat-related-post-tanpa-plugins/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 01:47:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Related post adalah salah satu cara untuk menunjukkan kepada pengunjung blog kita tentang tulisan &#8211; tulisan yang berkaitan dengan tulisan yang mereka baca. Sehingga mungkin ada sesuatu yang tidak di dapatkan pembaca pada tulisan yang sedang dia baca namun ada di tulisan yang lain mereka dapat membacanya. Itu juga salah satu cara agar pengunjung betah membaca blog kita dengan harapan akan berkunjung kembali. Untuk membuat related post secara gampang adalah dengan menggunakan plugins related post. Dulu saya menggunakan plugins untuk membuat related  post akan tetapi kemudian saya diminta oleh pemilik hosting yang saya sewa untuk mematikan plugins tersebut. Dan saya juga di tunjukkan tentang forum &#8211; forum pemilik hosting bahwa memang jika menggunakan plugis tersebut bisa memberatkan server. Akhirnya saya mematikan plugins tersebut daripada nanti bandwith saya dikurangi sepihak oleh penyedia hosting    Namun saya tetap berkeinginan menggunakan related post pada blog saya. Setelah browsing kesana &#8211; ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Related post adalah salah satu cara untuk menunjukkan kepada pengunjung blog kita tentang tulisan &#8211; tulisan yang berkaitan dengan tulisan yang mereka baca. Sehingga mungkin ada sesuatu yang tidak di dapatkan pembaca pada tulisan yang sedang dia baca namun ada di tulisan yang lain mereka dapat membacanya. Itu juga salah satu cara agar pengunjung betah membaca blog kita dengan harapan akan berkunjung kembali. Untuk membuat related post secara gampang adalah dengan menggunakan plugins related post. Dulu saya menggunakan plugins untuk membuat related  post akan tetapi kemudian saya diminta oleh pemilik hosting yang saya sewa untuk mematikan plugins tersebut. Dan saya juga di tunjukkan tentang forum &#8211; forum pemilik hosting bahwa memang jika menggunakan plugis tersebut bisa memberatkan server. Akhirnya saya mematikan plugins tersebut daripada nanti bandwith saya dikurangi sepihak oleh penyedia hosting <img src='http://www.awebs.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />   Namun saya tetap berkeinginan <span id="more-328"></span>menggunakan related post pada blog saya. Setelah browsing kesana &#8211; sini mencari tutorial hack wordpress, akhirnya saya menemukan tutorial di wprecipes cara untuk membuat related post tanpa plugins. Caranya adalah kita mengedit file wordpress single.php dan bisa di tempatkan di bawah . Atau bisa juga di tempatkan di kolom tags jika di template wordpress anda ada kolom tags.</p>
<p>Kode untuk disisipkan adalah seperti berikut :</p>
<pre class="brush:php">&lt;?php
//for use in the loop, list 5 post titles related to first tag on current post
$tags = wp_get_post_tags($post-&gt;ID);
if ($tags) {
  echo 'Related Posts';
  $first_tag = $tags[0]-&gt;term_id;
  $args=array(
    'tag__in' =&gt; array($first_tag),
    'post__not_in' =&gt; array($post-&gt;ID),
    'showposts'=&gt;5,
    'caller_get_posts'=&gt;1
   );
  $my_query = new WP_Query($args);
  if( $my_query-&gt;have_posts() ) {
    while ($my_query-&gt;have_posts()) : $my_query-&gt;the_post(); ?&gt;
      &lt;p&gt;&lt;a href="&lt;?php the_permalink() ?&gt;" rel="bookmark" title="Permanent Link to &lt;?php the_title_attribute(); ?&gt;"&gt;&lt;?php the_title(); ?&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
      &lt;?php
    endwhile;
  }
}
?&gt;</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/membuat-related-post-tanpa-plugins/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

