<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>awebs.net &#187; wordpress</title>
	<atom:link href="http://www.awebs.net/tag/wordpress/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.awebs.net</link>
	<description>learning, writing &#38; shared with a webs</description>
	<lastBuildDate>Sat, 23 Jul 2011 22:02:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Jetcpack: situs wordpress self hosting rasa wordpress.com</title>
		<link>http://www.awebs.net/jetcpack-situs-wordpress-self-hosting-rasa-wordpress-com/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/jetcpack-situs-wordpress-self-hosting-rasa-wordpress-com/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Mar 2011 17:05:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[jetpack]]></category>
		<category><![CDATA[plugins]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.awebs.net/?p=937</guid>
		<description><![CDATA[WordPress self hosting adalah situs yang menggunakan blog platform wordpress yang di hosting sendiri. Artinya kita menyewa sebuah hosting dan untuk konten managemennya menggunakan script wordpress yang di download dari www.wordpress.org. Sedangkan wordpress.com adalah sebuah layanan blogging system yang menggunakan script wordpress. Jadi bedanya di wordpress.com hosting yang kita gunakan sudah disediakan oleh wordpress. Di wordpress.com kita bisa menggunakannya secara gratis namun kapasitas hosting yang disediakan terbatas. Namun kita bisa menambah kapasitas dan juga menggunakan domain pribadi di wordpress.com dengan membayar biaya &#8211; biaya upgrade tertentu.
Kelebihannya jika kita menggunakan wordpress.com antara lain

script wordpress yang digunakan selalu update (yang terbaru) sehingga lebih aman dari hacker
gratis dengan batasan &#8211; batasan tertentu ( subdomain, kapasitas hosting, dll)
bandwith tak terbatas
beberapa tambahan fasilitas lain dalam sistem cloud wordpress.com

&#160;
Beberapa fasilitas tambahan di wordpress.com (point no 4) tidak bisa atau tidak tersedia di situs wordpress self hosting sehingga kita perlu menambahkan beberapa plugins yang tentunya bisa memberatkan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>WordPress self hosting adalah situs yang menggunakan blog platform wordpress yang di hosting sendiri. Artinya kita menyewa sebuah hosting dan untuk konten managemennya menggunakan <em>script</em> wordpress yang di download dari www.wordpress.org. Sedangkan wordpress.com adalah sebuah layanan blogging system yang menggunakan <em>script</em> wordpress. Jadi bedanya di wordpress.com hosting yang kita gunakan sudah disediakan oleh wordpress. Di wordpress.com kita bisa menggunakannya secara gratis namun kapasitas hosting yang disediakan terbatas. Namun kita bisa menambah kapasitas dan juga menggunakan domain pribadi di wordpress.com dengan membayar biaya &#8211; biaya upgrade tertentu.</p>
<p>Kelebihannya jika kita menggunakan wordpress.com antara lain</p>
<ul>
<li>script wordpress yang digunakan selalu update (yang terbaru) sehingga lebih aman dari hacker</li>
<li>gratis dengan batasan &#8211; batasan tertentu ( subdomain, kapasitas hosting, dll)</li>
<li>bandwith tak terbatas</li>
<li>beberapa tambahan fasilitas lain dalam sistem cloud wordpress.com</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beberapa fasilitas tambahan di wordpress.com (point no 4) tidak bisa atau tidak tersedia di situs wordpress self hosting sehingga kita perlu menambahkan beberapa plugins yang tentunya bisa memberatkan loading dari situs kita. Namun sekarang kita bisa merasakan beberapa fasilitas &#8211; fasilitas di dalam sistem cloud worpress.com untuk situs wordpress self hosting kita dengan menambahkan satu buah plugins yang bernama <em><strong>jetpack</strong></em>. Kita bisa mendownload plugins ini di http://jetpack.me.</p>
<p>Beberapa fasilitas dari wordpress.com yang bisa kita gunakan jika menggunakan plugins ini antara lain:</p>
<ul>
<li>WordPress.com stats : Statistik ringkas situs anda tanpa beban tambahan untuk server hosting anda.</li>
<li>Twitter widget : menampilkan update twitter anda pada widget tema yang anda gunakan</li>
<li>Gravatar Hovercards : menampilkan pop up semacam kartu nama digital pada gravatar user pada komentar di situs anda</li>
<li>WPme shortlinks : penyingkat url yang digunakan wordpress.com</li>
<li>Sharedaddy : sebuah fasilitas sharing yang tersedia untuk situs anda antara lain share ke facebook, twitter, reddit, stumbleupon, email dan juga print.</li>
<li>LaTeX : sebuah fasilitas untuk menuliskan formula pada posting anda. Cocok untuk anda yang mempunyai situs tentang matematika ataupun fisika.</li>
<li>After the Deadline : sebuah fasilitas untuk mengecek grammar (tata bahasa) pada posting anda.</li>
<li>Shortcode Embeds : anda dengan mudah menempelkan video dan lainnya  dari situs &#8211; situs media semacam Youtube, Vimeo, Flicker dan situs lainnya.
</li>
</ul>
<p>Syarat untuk bisa menggunakan plugins ini, anda juga harus mempunyai akun wordpress.com karena plugins ini menggunakan sumberdaya dari sistem cloud wordpress.com</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/jetcpack-situs-wordpress-self-hosting-rasa-wordpress-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>WP Hack : Automatic update tanpa memasukkan user &amp; passwords FTP</title>
		<link>http://www.awebs.net/wp-hack-automatic-update-tanpa-memasukkan-user-passwords-ftp/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/wp-hack-automatic-update-tanpa-memasukkan-user-passwords-ftp/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Nov 2010 08:20:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=532</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda menggunakan WordPress untuk blog anda, tentu kita harus sering melakukan update baik itu update wordpress itu sendiri maupun update plugins yang kita gunakan. Selain update manual dengan mengupload file &#8211; file menggunakan FTP, kita bisa juga mengupdate secara otomatis. Update otomatis bisa kita lakukan dengan cara clik menu Updates kemudian ketika berada di halaman update, kita click tombol Update Automatically.

Namun terkadang kita harus memasukkan host, user name dan passwords ftp kita.  Tidak masalah jika hanya 1 kali kita melakukan update. Namun jika kita melakukan lebih dari sekali update (misalnya plugins banyak yang harus terupdate) tentu akan sangat menjengkelkan jika berkali &#8211; kali harus memasukkan isian &#8211; isian tersebut (seperti terlihat pada gambar berikut)

Ada solusi praktis bagi anda jika tidak menginginkan hal tersebut. Tinggal tambahkan kode &#8211; kode berikut di file wp-config.php anda :
define('FTP_HOST', 'ftp.yoursite.com');
define('FTP_USER', 'Your_FTP_Username');
define('FTP_PASS', 'Your_FTP_password');
define('FTP_SSL', true); // If you can use a SSL connection set this to ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika anda menggunakan WordPress untuk blog anda, tentu kita harus sering melakukan update baik itu update wordpress itu sendiri maupun update plugins yang kita gunakan. Selain update manual dengan mengupload file &#8211; file menggunakan FTP, kita bisa juga mengupdate secara otomatis. Update otomatis bisa kita lakukan dengan cara clik menu Updates kemudian ketika berada di halaman update, kita click tombol Update Automatically.</p>
<p><a href="http://awebsnet.files.wordpress.com/2010/11/update1.png"><img class="alignnone size-full wp-image-533" title="update" src="http://awebsnet.files.wordpress.com/2010/11/update1.png" alt="" width="484" height="78" /></a></p>
<p>Namun terkadang <span id="more-532"></span>kita harus memasukkan host, user name dan passwords ftp kita.  Tidak masalah jika hanya 1 kali kita melakukan update. Namun jika kita melakukan lebih dari sekali update (misalnya plugins banyak yang harus terupdate) tentu akan sangat menjengkelkan jika berkali &#8211; kali harus memasukkan isian &#8211; isian tersebut (<em>seperti terlihat pada gambar berikut</em>)</p>
<p><a href="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/11/update211.png"><img class="alignnone size-full wp-image-534" title="update2" src="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/11/update211.png" alt="" width="476" height="214" /></a></p>
<p>Ada solusi praktis bagi anda jika tidak menginginkan hal tersebut. Tinggal tambahkan kode &#8211; kode berikut di file <em>wp-config.php</em> anda :</p>
<pre class="brush:php">define('FTP_HOST', 'ftp.yoursite.com');
define('FTP_USER', 'Your_FTP_Username');
define('FTP_PASS', 'Your_FTP_password');
define('FTP_SSL', true); // If you can use a SSL connection set this to true</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/wp-hack-automatic-update-tanpa-memasukkan-user-passwords-ftp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>wp hack : Mengganti tanggal posting menjadi &#8220;jam/hari yang lalu&#8221;</title>
		<link>http://www.awebs.net/wp-hack-mengganti-tanggal-posting-menjadi-jamhari-yang-lalu/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/wp-hack-mengganti-tanggal-posting-menjadi-jamhari-yang-lalu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jul 2010 06:31:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=397</guid>
		<description><![CDATA[Di halaman homepage blog wordpress anda tentu ada keterangan tanggal kapan posting anda di buat. Jika kita buka template editor pada index.php maka kode untuk menampilkan tanggal posting tersebut adalah &#60;?php the_time(&#8216;F  j, Y&#8217;)&#62; maka pada blog anda akan tertampil (misal) July 13, 201o.  Jika anda ingin format yang umum sesuai di negara Indonesia maka yang perlu anda edit adalah urutan (&#8216;F j, Y&#8217;) Dimana j adalah untuk hari, F untuk bulan dan Y untuk tahun. Namun demikian nama &#8211; nama bulan masih dalam bahasa Inggris.
Untuk mengganti menjadi bahasa Indonesia anda perlu menginstall bahasa Indonesia dengan cara :

mengupload file id_ID.mo yang bisa di download di http://wordpress.or.id/wp-content/languages/id_ID.mo
buat direktory dengan nama languages di directory /wp-content/  sehingga akan menjadi /wp-content/languages/ lalu upload berkas id_ID.mo tersebut di directory ini
Lalu buka file wp-config.php lalu cari kode ini define (&#8216;WPLANG&#8217;,&#8221;) lalu ganti menjadi define (&#8216;WPLANG&#8217;,'id_ID.mo&#8217;)

Sekarang setelah wordpress anda berubah menjadi berbahasa Indonesia anda bisa mengganti tanggal ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di halaman homepage blog wordpress anda tentu ada keterangan tanggal kapan posting anda di buat. Jika kita buka template editor pada index.php maka kode untuk menampilkan tanggal posting tersebut adalah<strong><em> &lt;?php the_time(&#8216;F  j, Y&#8217;)&gt; </em></strong>maka pada blog anda akan tertampil (misal) July 13, 201o.  Jika anda ingin format yang umum sesuai di negara Indonesia maka yang perlu anda edit adalah urutan (&#8216;F j, Y&#8217;) Dimana j adalah untuk hari, F untuk bulan dan Y untuk tahun. Namun demikian nama &#8211; nama bulan masih dalam bahasa Inggris.</p>
<p>Untuk <span id="more-397"></span>mengganti menjadi bahasa Indonesia anda perlu menginstall bahasa Indonesia dengan cara :</p>
<ul>
<li>mengupload file id_ID.mo yang bisa di download di http://wordpress.or.id/wp-content/languages/id_ID.mo</li>
<li>buat direktory dengan nama languages di directory /wp-content/  sehingga akan menjadi /wp-content/languages/ lalu upload berkas id_ID.mo tersebut di directory ini</li>
<li>Lalu buka file wp-config.php lalu cari kode ini define (&#8216;WPLANG&#8217;,&#8221;) lalu ganti menjadi define (&#8216;WPLANG&#8217;,'id_ID.mo&#8217;)</li>
</ul>
<p>Sekarang setelah wordpress anda berubah menjadi berbahasa Indonesia anda bisa mengganti tanggal di posting anda. Sebagai contoh saat ini tanggal di posting adalah Juli 30, 2010 akan kita ubah menjadi 10 jam yang lalu. Yang harus dilakukan adalah menganti kode &#8211; kode<em><strong> &lt;?php the_time(&#8216;F  j, Y&#8217;)&gt;</strong></em> menjadi kode berikut : <em><strong>&lt;?php echo human_time_diff(get_the_time(&#8216;U&#8217;) , current_time(&#8216;timestamp&#8217;)) . &#8216;yang lalu&#8217; ; ?&gt;</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/wp-hack-mengganti-tanggal-posting-menjadi-jamhari-yang-lalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memindah blog wordpress.org</title>
		<link>http://www.awebs.net/memindah-blog-wordpress-org/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/memindah-blog-wordpress-org/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 May 2010 23:34:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[HOSTING]]></category>
		<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=366</guid>
		<description><![CDATA[Memindah Blog Berplatform WordPress ke Hosting yang Baru.
Tulisan saya sebelumnya adalah tentang kepindahan blog ini ke hosting yang baru. Hosting baru ini memang hosting yang murah yaitu dollar2host.com, cuma US$ 24/tahun mendapat unlimited webspace, unlimited bandwith dan unlimited web yang bisa di upload. Walaupun ada kelemahannya juga yaitu spacenya database tidak unlimited. Namun tidak masalah bila anda membuat blog pribadi yang banyak di hosting di web ini. Apalagi kalau cuma website statis yang tidak memerlukan database.
Karena berplatform wordpress maka saya memindahkannya dengan cara install wordpress di hosting baru, lalu download wp-content dan database dari hosting lama. Kemudian hapus tabel database dan wp-content di hosting baru dan upload database dan wp-content yang sudah di download dari hosting lama. Langkah &#8211; langkahnya adalah seperti berikut :

Install wordpress di hosting baru dengan fantastico seperti biasanya.
Masuk ke CPanel hosting lama. Misalnya http://www.namasitusmu.co.cc/cpanel lalu buka phpMyAdmin 
Setelah masuk di phpMyAdmin pilih database wordpress yang digunakan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>Memindah Blog Berplatform WordPress ke Hosting yang Baru.</h3>
<p>Tulisan saya sebelumnya adalah tentang kepindahan blog ini ke hosting yang baru. Hosting baru ini memang hosting yang murah yaitu dollar2host.com, cuma US$ 24/tahun mendapat unlimited webspace, unlimited bandwith dan unlimited web yang bisa di upload. Walaupun ada kelemahannya juga yaitu spacenya database tidak unlimited. Namun tidak masalah bila anda membuat blog pribadi yang banyak di hosting di web ini. Apalagi kalau cuma website statis yang tidak memerlukan database.</p>
<p>Karena berplatform wordpress maka saya memindahkannya dengan cara install wordpress di hosting baru, lalu download wp-content dan database dari hosting lama. Kemudian hapus tabel database dan wp-content di hosting baru dan upload database dan wp-content yang sudah di download dari hosting lama. Langkah &#8211; langkahnya adalah <span id="more-366"></span>seperti berikut :</p>
<ul>
<li>Install wordpress di hosting baru dengan fantastico seperti biasanya.</li>
<li>Masuk ke CPanel hosting lama. Misalnya http://www.namasitusmu.co.cc/cpanel lalu buka phpMyAdmin <a href="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/05/database11.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-367" title="database" src="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/05/database11.jpg" alt="" width="505" height="116" /></a></li>
<li>Setelah masuk di <strong>phpMyAdmin</strong> pilih database wordpress yang digunakan untuk blog yang ingin anda pindah. Jika kurang yakin (karena anda mempunyi lebih dari 2 blog wordpress) buka file wp-config.php. Akan ada keterangan di file itu tentang database yg digunakan.  <a href="http://awebsnet.files.wordpress.com/2010/05/pilih-db1.jpg"><img class="size-full wp-image-368 alignnone" title="pilih db" src="http://awebsnet.files.wordpress.com/2010/05/pilih-db1.jpg" alt="" width="198" height="201" /></a></li>
<li> Kemudian setelah dipilih disebelah kanan menu ada menu lagi yang dibagian atas kita clik <strong>export</strong>. <a href="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/05/ekport11.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-372" title="ekport" src="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/05/ekport11.jpg" alt="" width="456" height="55" /></a></li>
<li>Kita pilih semua tabel yang ada dan mulai clik tombol <strong>go</strong> yang ada di bawah. Saya lebih mudah eksport tanpa di kompress. <a href="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/05/go11.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-373" title="go" src="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/05/go11.jpg" alt="" width="450" height="76" /></a></li>
<li>Setelah file database disimpan di komputer. Kemudian kita membuka file manager yang di hosting lama. Masuk dulu melalui CPanel hosting yang lama kemudian pilih pada menu <strong>files</strong> &#8211;&gt;<strong>file manager </strong><a href="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/05/filemgr11.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-374" title="filemgr" src="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/05/filemgr11.jpg" alt="" width="409" height="97" /></a></li>
<li>Setelah masuk ke file manager, cari folder <strong>wp-content</strong> , pilih lalu clik menu <strong>compress <a href="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/05/pilih-lalu-compress11.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-375" title="pilih lalu compress" src="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/05/pilih-lalu-compress11.jpg" alt="" width="482" height="151" /></a></strong></li>
<li>Kemudian anda download file wp-content.zip tersebut. Nah semua yang kita butuhkan dari hosting lama sudah kita lakukan maka langkah selanjutnya adalah mengupload file database dan wp content ke hosting yang baru.</li>
<li>Langkah &#8211; langkah upload hampir sama yang agak berbeda hanya upload database. Di database hosting yang baru, kita pilih database yang digunakan lalu pilih semua tabel yang ada kemudian hapus (lihat ilustrasi gambar berikut) <a href="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/05/hapus11.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-376" title="hapus" src="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/05/hapus11.jpg" alt="" width="446" height="127" /></a></li>
<li>Setelah anda hapus, barulah anda bisa import database yang dari hosting lama (yang anda simpan di komputer). Jika tabel database di hosting baru tidak dihapus dulu maka anda akan menemui error yaitu tabel yang sama.</li>
<li>Langkah selanjutnya adalah upload wp-content.zip di hosting yang baru kemudian di ekstrak. Jangan lupa hapus juga folder wp-content sebelum ekstrak wp-content.zip</li>
<li>Selesai, kini blog wordpress anda sudah berada di hosting yang baru.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/memindah-blog-wordpress-org/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menambahkan custom content pada setiap akhir posting</title>
		<link>http://www.awebs.net/menambahkan-custom-content-pada-setiap-akhir-posting/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/menambahkan-custom-content-pada-setiap-akhir-posting/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 May 2010 18:50:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=340</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin anda menginginkan ada kontent tambahan dibawah setiap posting. Anda bisa menggunakan custom field untuk menambahkannya. Namun jika konten tambahan yang ingin anda pasang adalah content yang tidak berubah misalnya iklan ada dua cara untuk itu. Yaitu pertama dengan menambahkan plugin wp additional paragraph karya mas eko yg bisa di download di http://www.maseko.com atau dengan mengedit file functions.php. Copy dan paste kode dibawah ini dan save.
[sourcecode language='php']
function add_post_content($content) {
if(!is_feed() &#38;&#38; !is_home()) {
$content .= &#8216;
This article is copyright &#169; &#8216;.date(&#8216;Y&#8217;).&#8217;&#160;&#8217;.bloginfo(&#8216;name&#8217;).&#8217;
&#8216;;
}
return $content;
}
add_filter(&#8216;the_content&#8217;, &#8216;add_post_content&#8217;);
[/sourcecode] 
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin anda menginginkan ada kontent tambahan dibawah setiap posting. Anda bisa menggunakan custom field untuk menambahkannya. Namun jika konten tambahan yang ingin anda pasang adalah content yang tidak berubah misalnya iklan ada dua cara untuk itu. Yaitu pertama dengan menambahkan plugin wp additional paragraph karya mas eko yg bisa di download di http://www.maseko.com atau dengan mengedit file functions.php. Copy dan paste kode dibawah ini dan save.</p>
<p>[sourcecode language='php']</p>
<p>function add_post_content($content) {</p>
<p>if(!is_feed() &amp;&amp; !is_home()) {</p>
<p>$content .= &#8216;
<p>This article is copyright &copy; &#8216;.date(&#8216;Y&#8217;).&#8217;&nbsp;&#8217;.bloginfo(&#8216;name&#8217;).&#8217;</p>
<p>&#8216;;</p>
<p>}</p>
<p>return $content;</p>
<p>}</p>
<p>add_filter(&#8216;the_content&#8217;, &#8216;add_post_content&#8217;);</p>
<p>[/sourcecode] </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/menambahkan-custom-content-pada-setiap-akhir-posting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Install 2 blog wordpress dalam 1 database</title>
		<link>http://www.awebs.net/install-2-blog-wordpress-dalam-1-database/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/install-2-blog-wordpress-dalam-1-database/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 13:41:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=251</guid>
		<description><![CDATA[Banyak dari antara teman &#8211; teman yang mungkin mengelola dan memiliki lebih dari 2 blog. Namun terkadang ada batasan database yang diberikan kepada pihak hosting (baik itu hosting berbayar maupun yang gratisan). Nah bagaimana jika kita tinggal memiliki 1 account database namun masih ingin membuat 2 blog? Dengan wordpress kita bisa melakukan itu. Menggunakan 1 database untuk 2 buah blog wordpress. Caranya sangat mudah yaitu  jika di hosting terdapat fasilitas auto installer kita install salah satu blog wordpress tersebut misalnya dengan alamat http://blog.namadomain.com. Kemudian setelah kita sukses untuk mengistallnya. Kita install blog ke dua namun dengan cara manual. Yaitu dengan mengupload wordpress yang di download dari wordpress.org ke hosting kita. Misalnya kita upload di folder toko, sehingga beralamat di http://toko.namadomain.com. Nah jika kita mengistall secara manual tentu kit perlu untuk mengubah configurasi yang ada di file &#8211; file wordpress yang kita upload tersebut yaitu file wp-config.php yaitu kita ubah pada ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak dari antara teman &#8211; teman yang mungkin mengelola dan memiliki lebih dari 2 blog. Namun terkadang ada batasan database yang diberikan kepada pihak hosting (baik itu hosting berbayar maupun yang gratisan). Nah bagaimana jika kita tinggal memiliki 1 account database namun masih ingin membuat 2 blog? Dengan wordpress kita bisa melakukan itu. Menggunakan 1 database untuk 2 buah blog wordpress. Caranya <span id="more-251"></span>sangat mudah yaitu  jika di hosting terdapat fasilitas auto installer kita install salah satu blog wordpress tersebut misalnya dengan alamat <em>http://blog.namadomain.com</em>. Kemudian setelah kita sukses untuk mengistallnya. Kita install blog ke dua namun dengan cara manual. Yaitu dengan mengupload wordpress yang di download dari wordpress.org ke hosting kita. Misalnya kita upload di folder toko, sehingga beralamat di <em>http://toko.namadomain.com</em>. Nah jika kita mengistall secara manual tentu kit perlu untuk mengubah configurasi yang ada di file &#8211; file wordpress yang kita upload tersebut yaitu file wp-config.php yaitu kita ubah pada baris &#8211; baris berikut.</p>
<p><span style="color:#008000;">define(&#8216;DB_NAME&#8217;, &#8216;<strong>namadatabase</strong>&#8216;);</span></p>
<p><span style="color:#008000;">/** MySQL database username */</span></p>
<p><span style="color:#008000;">define(&#8216;DB_USER&#8217;, &#8216;<strong>userdatabase</strong>&#8216;);</span></p>
<p><span style="color:#008000;">/** MySQL database password */</span></p>
<p><span style="color:#008000;">define(&#8216;DB_PASSWORD&#8217;, &#8216;<strong>passworddatabase</strong>&#8216;);</span></p>
<p><span style="color:#008000;">/** MySQL hostname */</span></p>
<p><span style="color:#008000;">define(&#8216;DB_HOST&#8217;, &#8216;<strong>alamathostdatabase</strong>&#8216;);</span></p>
<p>Untuk isiannya kita isikan sama persis pada file wp-config.php wordpress yang kita. Kemudian untuk masing &#8211; masing blog kita edit pada baris berikut yaitu</p>
<p><span style="color:#008000;">* You can have multiple installations in one database if you give each a unique</span></p>
<p><span style="color:#008000;">* prefix. Only numbers, letters, and underscores please!</span></p>
<p><span style="color:#008000;">*/</span></p>
<p><span style="color:#008000;">$table_prefix  = &#8216;wp_&#8217;;</span></p>
<p>Misalnya untuk blog yang telah kita buat $table_prefix = &#8216;<strong>wp_</strong>&#8216;; sedangkan untuk toko kita buat $table_prefix = &#8216;<strong>toko_</strong>&#8216;; Nah ketika wp-config.php untuk toko sudah kita edit dan upload, maka pada installasi wordpress nanti untuk prefix tabel nya kita isikan : <strong>toko_</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/install-2-blog-wordpress-dalam-1-database/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bugs pada related post</title>
		<link>http://www.awebs.net/bugs-pada-related-post/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/bugs-pada-related-post/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2010 14:21:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=203</guid>
		<description><![CDATA[Saya pernah menuliskan tentang 2 buah cara untuk membuat related post yaitu Membuat Related Post Tanpa Plugins dan juga  related post dengan short code. Pada tulisan yang pertama memudahkan kita untuk mengedit thema karena kita tinggal copy &#8211; paste related post di bawah &#60;?php the_content(__(&#8221;)); ?&#62; Atau biasanya di bawahnya ada post info yang merupakan informasi tanggal, kategori , tag dll bisa kita ganti dan tempatkan kode &#8211; kode untuk membuat related post disitu. Sedangkan dengan cara yang kedua kita harus mengedit fungsi  thema (functions.php) dan meletakkan kode&#8220;[related _ post]&#8220; di akhir posting tulisan kita. Atau bisa juga kita menggunakan Custom Field. Namun kelemahannya adalah jika kita lupa menaruh sort code tersebut diatas maka posting tulisan tidak akan tertampil related post. Untuk mengatasinya kita bisa menggunakan plugins wp additional paragraph karya Mas Eko yang bisa kita download di http://maseko.com.
Untuk menggunakan related post dengan cara yang pertama ternyata saya menemukan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya pernah menuliskan tentang 2 buah cara untuk membuat related post yaitu <a href="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/01/error221.jpgmembuat-related-post-tanpa-plugins/">Membuat Related Post Tanpa Plugins</a> dan juga <a href="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2010/01/error221.jpgwp-hack-related-post-dengan-short-code/"> related post dengan short code</a>. Pada tulisan yang pertama memudahkan kita untuk mengedit thema karena kita tinggal copy &#8211; paste related post di bawah <em>&lt;?php the_content(__(&#8221;)); ?&gt; </em>Atau biasanya di bawahnya ada post info yang merupakan informasi tanggal, kategori , tag dll bisa kita ganti dan tempatkan kode &#8211; kode untuk membuat related post disitu. Sedangkan dengan cara yang kedua kita harus mengedit <strong>fungsi  thema (<em>functions.php</em>)</strong> dan meletakkan kode<strong><em>&#8220;[related _ post]&#8220;</em></strong> di akhir posting tulisan kita. Atau bisa juga kita menggunakan <strong>Custom Field</strong>. Namun kelemahannya adalah jika kita lupa menaruh sort code tersebut diatas maka posting tulisan tidak akan tertampil related post. Untuk mengatasinya kita bisa menggunakan plugins wp additional paragraph karya Mas Eko yang bisa kita download di http://maseko.com.</p>
<p>Untuk menggunakan related post dengan <span id="more-203"></span>cara yang pertama ternyata saya menemukan sebuah bugs kecil yaitu jika kita tempatkan di atas template komentar, jika ada orang yang berkomentar maka komentar tersebut di halaman moderasi komentar akan kacau karena tidak merupakan komentar di posing tulisan tersebut. Namun ada pada tulisan related post yang terakhir. Sebagai contoh seandainya anda berkomentar di tulisan saya WP HACK : RELATED POST DENGAN SHORT CODE. Dan posting tulisan ini mempunyai related post :</p>
<ul>
<li><span style="background-color:#ffffff;">WP HACK : MENAMPILKAN CUPLIKAN TULISAN ACAK</span></li>
<li><span style="background-color:#ffffff;">WP HACK : MEMBUAT RELATED POST TANPA PLUGIS</span></li>
<li><span style="background-color:#ffffff;">WP HACK : MEMBUAT CUSTOM READ MORE</span></li>
</ul>
<p>Maka pada halaman moderasi komentar akan menunjukkan bahwa anda berkomentar pada WP HACK : MEMBUAT CUSTOM READ MORE. Padahal anda berkomentar di tulisan WP HACK : RELATED POST DENGAN SHORT CODE.</p>
<p>Karena dengan alasan tersebut maka saya ingin mengganti related post yang saya gunakan dengan cara yang kedua yaitu dengan short code. Namun ternyata ketika saya mencoba mengedit <strong>functions.php</strong> pada thema blog <strong><span style="color:#003300;">awebs.net</span></strong> yang lama ternyata tidak bisa jalan bahkan menjadi error. Maka dengan sangat terpaksa saya upload ulang thema dan mulai lagi mengedit thema agar menjadi sesuai dengan keinginan saya.</p>
<p>Namun ada teman blogger yang meletakkan related post di bawah kolom komentar. Saya tidak tahu apakah komentar &#8211; komentar di blog beliau menjadi berantakan atau tidak. Karena bugs ini dan saya tetap ingin menggunakan related post maka saya menganti thema <span style="color:#003300;"><strong>awebs.net</strong></span> dengan thema baru yang semoga lebih gampang bagi pengunjung untuk membaca &#8211; baca blog saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/bugs-pada-related-post/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>wp hack : menampilkan cuplikan tulisan acak</title>
		<link>http://www.awebs.net/wp-hack-menampilkan-cuplikan-tulisan-acak/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/wp-hack-menampilkan-cuplikan-tulisan-acak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 03:01:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=195</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah tulisan yang pernah hilang di blog ini. Akan saya tuliskan kembali tentang menampilkan tulisan/posting anda secara acak. Anda dapat menampilkan semua tulisan &#8211; tulisan anda secara acak yang dapat anda letakkan dimana saja atau bisa juga pada sidebar wordpress anda. Dengan cara ini maka tulisan &#8211; tulisan lama anda masih bisa di tampilkan di homepage secara acak. Jadi ketika halaman home di reload maka tulisan- tulisan acak tersebut otomatis akan berubah. Caranya mudah cukup copy &#8211; paste koding di bawah ini:
&#60;?php
query_posts(array('orderby' =&#62; 'rand', 'showposts' =&#62; 1));
if (have_posts()) :
while (have_posts()) : the_post(); ?&#62;

&#60;!-- judul dari artikel--&#62;
&#60;h3&#62;&#60;a href="&#60;?php the_permalink() ?&#62;" rel="bookmark"&#62;&#60;?php the_title(); ?&#62;&#60;/a&#62;&#60;/h3&#62;
&#60;?php the_time('j F Y'); ?&#62; &#124; &#60;?php comments_popup_link(__('Berkomentar'), __('1 Komentar'), __('% Komentar'));?&#62;

&#60;!-- isi artikel,hapus pada &#60;img&#62; kalau gambar tidak ingin ditampilkan--&#62;
&#60;?php the_excerpt (30, '&#60;img&#62;&#60;a&#62;', 'content', false, 'More...', true);?&#62;

&#60;!-- read more --&#62;
&#60;div&#62;
&#60;a href="&#60;?php echo get_permalink(); ?&#62;" title="Read More"&#62;&#60;i&#62;Selengkapnya...&#60;/i&#62;&#60;/a&#62;
&#60;/div&#62;
&#60;?php endwhile; else : ?&#62;
&#60;?php endif; ?&#62;
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah tulisan yang pernah hilang di blog ini. Akan saya tuliskan kembali tentang menampilkan tulisan/posting anda secara acak. Anda dapat menampilkan semua tulisan &#8211; tulisan anda secara acak yang dapat anda letakkan dimana saja atau bisa juga pada sidebar wordpress anda. Dengan cara ini maka tulisan &#8211; tulisan lama anda masih bisa di tampilkan di homepage secara acak. Jadi ketika halaman home di reload maka tulisan- tulisan acak tersebut otomatis akan berubah. Caranya mudah cukup copy &#8211; paste koding di <span id="more-195"></span>bawah ini:</p>
<pre class="brush:php">&lt;?php
query_posts(array('orderby' =&gt; 'rand', 'showposts' =&gt; 1));
if (have_posts()) :
while (have_posts()) : the_post(); ?&gt;

&lt;!-- judul dari artikel--&gt;
&lt;h3&gt;&lt;a href="&lt;?php the_permalink() ?&gt;" rel="bookmark"&gt;&lt;?php the_title(); ?&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;?php the_time('j F Y'); ?&gt; | &lt;?php comments_popup_link(__('Berkomentar'), __('1 Komentar'), __('% Komentar'));?&gt;

&lt;!-- isi artikel,hapus pada &lt;img&gt; kalau gambar tidak ingin ditampilkan--&gt;
&lt;?php the_excerpt (30, '&lt;img&gt;&lt;a&gt;', 'content', false, 'More...', true);?&gt;

&lt;!-- read more --&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href="&lt;?php echo get_permalink(); ?&gt;" title="Read More"&gt;&lt;i&gt;Selengkapnya...&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;?php endwhile; else : ?&gt;
&lt;?php endif; ?&gt;</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/wp-hack-menampilkan-cuplikan-tulisan-acak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>wp hack : Menampilkan posting rss blog lain di blog anda</title>
		<link>http://www.awebs.net/wp-hack-menampilkan-posting-rss-blog-lain-di-blog-anda/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/wp-hack-menampilkan-posting-rss-blog-lain-di-blog-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 20:33:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=182</guid>
		<description><![CDATA[Tahukah anda bahwa wordpress membunyai build in RSS reader. Dengan RSS reader ini anda bisa menampilkan tulisan &#8211; tulisan anda yang ada di blog lain di blog yang telah anda miliki. Caranya sangat mudah tinggal copy-paste kode &#8211; kode dibawah ini dimanapun tempat yang anda inginkan untuk menampilkannya. Bisa dengan membuat page template atau bisa juga dengan menempelkannya di sidebar. Untuk menempelakan di sidebar pergunakanlah plugins Executable PHP Widget.  Jangan lupa untuk mengganti alamat RSS anda.
&#60;?php include_once(ABSPATH . WPINC . '/rss.php');
wp_rss('http://feeds.feedburner.com/awebsnet', 3); ?&#62;
&#160;
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahukah anda bahwa wordpress membunyai build in RSS reader. Dengan RSS reader ini anda bisa menampilkan tulisan &#8211; tulisan anda yang ada di blog lain di blog yang telah anda miliki. Caranya sangat mudah tinggal copy-paste kode &#8211; kode dibawah ini dimanapun tempat yang anda inginkan untuk menampilkannya. Bisa dengan membuat page template atau bisa juga dengan menempelkannya di sidebar. Untuk menempelakan di sidebar pergunakanlah plugins <a rel="nofollow" href="http://wordpress.org/extend/plugins/php-code-widget/" target="_blank">Executable PHP Widget</a>.  Jangan <span id="more-182"></span>lupa untuk mengganti alamat RSS anda.</p>
<pre class="brush:php">&lt;?php include_once(ABSPATH . WPINC . '/rss.php');
wp_rss('http://feeds.feedburner.com/awebsnet', 3); ?&gt;</pre>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/wp-hack-menampilkan-posting-rss-blog-lain-di-blog-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>wp hack: related post dengan short code</title>
		<link>http://www.awebs.net/wp-hack-related-post-dengan-short-code/</link>
		<comments>http://www.awebs.net/wp-hack-related-post-dengan-short-code/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 18:25:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awebs.net</dc:creator>
				<category><![CDATA[WORDPRESS]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awebs.net/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin saya sudah menuliskan tentang cara membuat related post tanpa menggunakan plugins di tulisan berikut ini. Nah jika dengan cara tersebut maka kita akan mengalami kesusahan karena mesti edit thema dan harus tahu dimana kita harus meletakkan related post. Selain itu kita juga harus memperhatikan css thema kita supaya nanti tampilan blog kita tidak menjadi acak &#8211; acakan. Membuat related post dengan short code akan memang juga masih mengedit bagian file dari thema kita tetapi lebih mudah karena file yang dimaksudkan adalah pada file functions.php
Kita paste code- code dibawah ini pada file functions.php thema yang kita gunakan.
function related_posts_shortcode( $atts ) {
	extract(shortcode_atts(array(
	    'limit' =&#62; '5',
	), $atts));

	global $wpdb, $post, $table_prefix;

	if ($post-&#62;ID) {
		$retval = '&#60;ul&#62;';
 		// Get tags
		$tags = wp_get_post_tags($post-&#62;ID);
		$tagsarray = array();
		foreach ($tags as $tag) {
			$tagsarray[] = $tag-&#62;term_id;
		}
		$tagslist = implode(',', $tagsarray);

		// Do the query
		$q = "SELECT p.*, count(tr.object_id) as count
			FROM $wpdb-&#62;term_taxonomy AS tt, $wpdb-&#62;term_relationships AS tr, $wpdb-&#62;posts AS p WHERE ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin saya sudah menuliskan tentang cara membuat related post tanpa menggunakan plugins di <a href="http://mirrorawebs.files.wordpress.com/2009/12/related11.jpgmembuat-related-post-tanpa-plugins/" target="_blank">tulisan berikut ini</a>. Nah jika dengan cara tersebut maka kita akan mengalami kesusahan karena mesti edit thema dan harus tahu dimana kita harus meletakkan related post. Selain itu kita juga harus memperhatikan css thema kita supaya nanti tampilan blog kita tidak menjadi acak &#8211; acakan. Membuat related post dengan short code akan memang juga masih mengedit bagian file dari thema kita tetapi lebih mudah karena file yang dimaksudkan adalah pada file functions.php</p>
<p>Kita paste code- code dibawah ini<span id="more-93"></span> pada file functions.php thema yang kita gunakan.</p>
<pre class="brush:php">function related_posts_shortcode( $atts ) {
	extract(shortcode_atts(array(
	    'limit' =&gt; '5',
	), $atts));

	global $wpdb, $post, $table_prefix;

	if ($post-&gt;ID) {
		$retval = '&lt;ul&gt;';
 		// Get tags
		$tags = wp_get_post_tags($post-&gt;ID);
		$tagsarray = array();
		foreach ($tags as $tag) {
			$tagsarray[] = $tag-&gt;term_id;
		}
		$tagslist = implode(',', $tagsarray);

		// Do the query
		$q = "SELECT p.*, count(tr.object_id) as count
			FROM $wpdb-&gt;term_taxonomy AS tt, $wpdb-&gt;term_relationships AS tr, $wpdb-&gt;posts AS p WHERE tt.taxonomy ='post_tag' AND tt.term_taxonomy_id = tr.term_taxonomy_id AND tr.object_id  = p.ID AND tt.term_id IN ($tagslist) AND p.ID != $post-&gt;ID
				AND p.post_status = 'publish'
				AND p.post_date_gmt &lt; NOW()
 			GROUP BY tr.object_id
			ORDER BY count DESC, p.post_date_gmt DESC
			LIMIT $limit;";

		$related = $wpdb-&gt;get_results($q);
 		if ( $related ) {
			foreach($related as $r) {
				$retval .= '
	&lt;li&gt;&lt;a title="'.wptexturize($r-&gt;post_title).'" href="'.get_permalink($r-&gt;ID).'"&gt;'.wptexturize($r-&gt;post_title).'&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
';
			}
		} else {
			$retval .= '
	&lt;li&gt;No related posts found&lt;/li&gt;
';
		}
		$retval .= '&lt;/ul&gt;
';
		return $retval;
	}
	return;
}
add_shortcode('related_posts', 'related_posts_shortcode');</pre>
<p>Nah setelah itu cara menggunakannya pun sangat mudah yaitu dalam setiap akhir post, kita ketikkan (tanpa spasi antara related, garis bawah dan post)</p>
<pre class="brush:java">[related _ posts]</pre>
<p>. Atau agar kita tidak kelupaan maka bisa juga membuat custom fields untuk ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awebs.net/wp-hack-related-post-dengan-short-code/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

